"Astaga, Vian..." Violet segera berlari menuju bocah yang tergeletak penuh darah itu.Tubuh Vian ringan. Darah dari luka di lengannya masih menetes, membasahi pakaian Violet, namun dia tak peduli.Leo mengikuti dari belakang dengan langkah kecil, begitu pun Elara yang juga terkejut melihat hal itu."Ibu, dia siapa?" tanya Leo, suaranya penuh rasa ingin tahu."Dia anggota klan elang," jawab Violet singkat. Wajahnya terlihat gelisah memangku Vian di pangkuan."Kita harus mengobatinya, Nona," usul Elara.Violet mengangguk yakin dan segera membawa Vian kembali ke mansion. Elara menuntun Leo yang hampir jatuh mengejar Violet.Begitu tiba, Violet masuk ke salah satu ruangan kosong di ujung koridor. Ia membaringkan Vian di tempat tidur."Leo, kamu tunggu di sini dengan Elara, ya."Leo mengangguk patuh, berdiri di samping Elara yang tak berani mengganggu.Dari luar, suara langkah kaki terdengar mendekat. Pintu terbuka tanpa ketukan. Dylan masuk dengan wajah tegang, matanya langsung tertuju pa
Read more