"Aluna, kemarilah," ucap Arsen dengan nada tegas, namun lebih rendah dari sebelumnya. Aluna perlahan melepaskan kedua tangannya yang menutupi telinganya. Napasnya masih belum stabil. Dengan ragu, ia mengangkat wajahnya dan menatap ke arah Arsen yang berdiri tidak jauh dari mereka. Tatapan itu membuat jantungnya kembali berdebar. Di sisi lain, Bella masih berdiri dengan wajah penuh emosi. Tatapannya tajam, jelas tidak suka melihat perhatian Arsen yang tertuju pada Aluna. "Ayo, kemarilah," ulang Arsen, kali ini dengan nada yang lebih menekan, seolah tidak ingin ditolak. Aluna menelan ludah. Dengan langkah pelan dan penuh keraguan, ia mulai berjalan mendekat ke arah Arsen. Setiap langkah terasa berat. Sementara itu, mata Bella terus mengikuti pergerakan Aluna. Dipenuhi rasa tidak suka— Dan juga rasa penasaran yang semakin besar. Siapa sebenarnya gadis itu? Dan kenapa Arsen bersikap berbeda padanya? Arsen langsung menarik Aluna dengan kasar saat gadis itu sudah hampir mendek
Last Updated : 2026-04-16 Read more