Terdengar suara langkah cepat sepatu pantofel wanita, rupanya itu Aurel yang dari tadi sudah mencari Alvaro. “Disini kamu rupanya,” Ucap Aurel sambil bersilang dada. "Hai, Sayang... nyusul ke sini karena kangen ya? Baru juga pisah lima menit, udah nggak tahan mau peluk?" Alvaro menyeringai lebar, mengabaikan atmosfer berat yang baru saja ia bangun bersama Darian.PLAK!"Aduh! Rel, hobi banget sih aniaya kepala aku!" rintih Alvaro sambil mengusap bekas geplakan maut Aurel yang mendarat tepat sasaran.Aurel tidak tertawa. Napasnya memburu, wajahnya pucat pasi sambil menggenggam ponsel dengan tangan gemetar. "Bisa nggak sih serius sebentar? Kita dalam masalah besar, Varo!"Alvaro langsung menegakkan punggungnya, meski sisa cengiran masih menempel tipis. "Kenapa? Si Rama serangan jantung?""Lebih parah! Surya, aku, dan kamu dipanggil dewan direksi sekarang juga," seru Aurel dengan suara tertahan. "Video viral Surya sudah tersebar di grup internal kantor. Seluruh Maheswara Group lag
최신 업데이트 : 2026-05-05 더 보기