Setelah acara makan malam selesai, Damien tidak langsung mengantar Melody kembali ke kamar. Lelaki itu menautkan jemarinya pada tangan sang istri, menyusuri salah satu lorong manor."Kita mau ke mana, Damien? Ini bukan arah ke kamar kita," tanya Melody, meski ia membiarkan suaminya terus menuntun langkahnya."Aku ingin menunjukkan ruang kerjaku, My Honey," balas Damien pelan saat langkah mereka terhenti di depan sepasang pintu ganda berukir mahoni.Dengan satu dorongan lembut, pintu itu terbuka lebar. Damien melangkah mundur sedikit, mempersilakan istrinya masuk.Begitu Melody melangkah melewati ambang pintu, langkahnya seketika terhenti. Sepasang matanya sedikit membesar, menyapu seluruh penjuru ruangan luas yang memadukan keanggunan klasik dengan sentuhan futuristik yang sangat kental.Perhatiannya langsung tersita oleh dinding utama yang hampir setengahnya tertutup oleh deretan monitor layar datar beresolusi super tinggi, menampilkan grafik, ang
Magbasa pa