Dan ternyata, begitu sampai di ruang kerja Damien, Melody dengan santai duduk di pangkuan sang suami seolah itu adalah keputusan yang sudah ia rencanakan sejak turun dari tangga.Kali ini ia tidak ikut mengamati layar-layar di depan mereka. Earpiece terpasang di telinganya, layar ponselnya menyala, jarinya menggulir media sosial dengan ekspresi seseorang yang sedang menikmati waktu luang di tempat yang paling nyaman yang bisa ia temukan — yang kebetulan adalah pangkuan suaminya.Damien mencoba bekerja.Ia benar-benar mencoba.Tapi tangan yang seharusnya menggeser kursor untuk memantau pergerakan saham justru bergerak sendiri ke lengan Melody, ke pinggang Melody, ke sisi tubuh Melody yang hangat dan tidak melakukan apa pun untuk menghentikan sentuhan itu. Aroma rambut Melody, sampo yang sama yang sudah berbulan-bulan menjadi bagian dari udara kamar mereka, mengganggu konsentrasinya.Berkali-kali, tanpa benar-benar memutuskan untuk melakukannya, bibirnya menyentuh puncak kepala Melody.
Baca selengkapnya