Damien datang saat orang tua Melody baru keluar dari kendaraan mereka. Lelaki itu menundun santun.“Malam, Om Gerry, Tante Nada.”Nada yang lebih dulu menyambut Damien. Wanita berambut potongan bob itu merangkul lengan Damien dan membawanya masuk ke dalam rumah.“Sampai kapan mau memanggil kami, om dan tante, Damien?”Damien tersenyum. “Sampai om dan tante mengizinkan aku memanggil papa dan mama.”“Ooh… kamu santun sekali.” Nada menatap menantunya dengan raut wajah kagum. Lalu, melirik Gerry yang berjalan di sampingnya. “Boleh kok mulai sekarang manggil papa, mama. Iya, kan, Pa?”Damien tersenyum, lalu menunduk sedikit. “Baik. Terima kasih, Ma.”Namun, Gerry tidak menjawab. Saat masuk ke dalam rumah, ia menatap sekeliling. Tidak ada Melody sepanjang matanya memandang.Seolah tau apa yang dipikirkan Gerry, Damien berkata, “Tadi Melody bilang mau baca buku di ruang kerja mama.”Nada segera mengangguk. “Dia selalu begitu. Pasti baca buku sambil berkhayal sampai ketiduran.”Damien mengiku
Read More