“Clara, mama tahu ini menyakitkan bagimu, Nak.” Suara Amanda yang kembali mengalun membuyarkan lamunan Clara. “Tapi mama ingin kamu percaya, kalau mama menganggapmu sebagai anak mama sepenuhnya. Mama sangat menyayangimu, berbeda dengan Theo. Memang awalnya kamu hadir hanya untuk memenuhi ekspektasi kakek dan nenek, tapi semakin lama mama hidup bersamamu, mama merasa kamu sudah menjadi bagian dalam diri mama. Itulah mengapa, mama memutuskan untuk mengundurkan diri.” “Mama berpikir, kalau mama terus berada dalam Red Eyes, kehidupan Clara lama-kelamaan akan terdampak. Mama khawatir, segala ancaman yang selama ini mama dapatkan akan menyerangmu juga. Mama pun pensiun, lalu menghilang dan menutup diri agar tidak ada yang tahu ke mana mama pergi. Agar jejak mama tidak terlacak oleh orang-orang yang mungkin masih mengincar mama,” cerita Amanda. “Mama ingin menciptakan kehidupan yang tenang untukmu, tapi ternyata hanya bertahan selama lima tahun. Semuanya berakhir sejak dirimu diculik ke
Baca selengkapnya