Pagi datang terlalu cepat ,cahaya matahari sudah menyelinap masuk melalui celah tirai ,Aruna perlahan membuka matanya ,ada sesuatu yang terasa berbeda tubuhnya terasa sangat berat seolah ada yang meletakkan beban besar di atas dadanya sepanjang malam ,Aruna mengerjapkan mata beberapa kali ,kepalanya berdenyut ,bukan pusing biasa melainkan nyeri tumpul yang terasa menekan dari belakang mata hingga tengkuknya ,ia mencoba bangun ,satu tangan bertumpu pada kasur ,baru saja tubuhnya terangkat sedikit, pandangan di depannya langsung berputar ,Aruna kembali terduduk napasnya tertahan sesaat ,ia memejamkan mata sambil menunggu rasa pusing itu mereda ,tangannya perlahan terangkat menyentuh dahi ,kulitnya terasa panas bahkan di bawah sentuhannya sendiri ,Aruna mengerutkan kening " lagi lagi demam " tubuhnya menggigil meskipun udara pagi tidak terlalu dingin ,selimut yang menutupi tubuhnya hangat, tetapi tetap tidak mampu menghilangkan rasa dingin yang merayap dari dalam tulang ,semalam ia ham
Last Updated : 2026-06-05 Read more