Hari-hari berikutnya tidak lagi terasa sepenuhnya sama bagi Aruna Larasati ,tidak ada yang berubah secara kasat mata ,koridor tetap sibuk oleh langkah tergesa para perawat, suara alat medis tetap berdenting pelan seperti irama yang tak pernah berhenti, dan ruang bersalin masih dipenuhi tangis pertama kehidupan yang baru datang ke dunia.Namun ada sesuatu yang berbeda sesuatu yang tidak bisa ia jelaskan, tapi cukup untuk membuat hatinya sesekali terasa tidak tenang ,sejak pertemuan di ruang direktur itu, Aruna kini memikul tanggung jawab tambahan ,ia diminta untuk melaporkan beberapa hal mengenai kondisi ruang bersalin secara langsung kepada pihak manajemen ,sebuah tugas yang jika dipikir secara logika, sebenarnya tidaklah terlalu sulit ,ia sudah terbiasa dengan laporan, terbiasa dengan detail, dan terbiasa dengan tanggung jawab namunbukan tugas itu yang membuatnya merasa canggung ,melainkan konsekuensi dari tugas tersebut ,ia harus sesekali bertemu dengan Oxavio ,
Last Updated : 2026-04-13 Read more