"Bagus," ucap Fadlan, sambil menganggukkan kepalanya perlahan. "Kalo begitu, kita duduk dulu untuk membicarakan semuanya," lanjut Fadlan, tegas. Seraya mengajak Dina berdiskusi dengan lebih nyaman. Mereka duduk bersama di kursi dan saling berhadapan. Setelah itu, Fadlan menyerahkan beberapa dokumen ke Dina."Ini, Ibu bisa lihat semuanya. Sejauh ini, pihak kami yang terus dirugikan, Ibu Dina," ucap Fadlan, tegas. Dina menerima dokumen itu, lalu membacanya dengan cepat.Disana tertulis mengenai keterlambatan distribusi material, alat berat yang tertahan, dan biaya operasional tambahan. Semuanya memang tercatat dengan sangat jelas. Beberapa saat kemudian, Fadlan kembali bicara. "Jujur aja, Bu Dina."Tatapannya lurus ke arah Dina sekarang."Saya heran sama cara kerja MARS Company akhir-akhir ini."Suasana langsung kembali tegang."Sibuk ekspansi di mana-mana, tapi koordinasi internalnya sangat amat berantakan," lanjut Fadlan, dengan nada suara yang tidak kalah menusuk. Salah satu st
最後更新 : 2026-05-24 閱讀更多