Setelah beberapa hari kemudian, kondisiku dan Zena pulih seratus persen. Aku memutuskan untuk melanjutkan perjalanan. Namun, sosok Kimberly menghilang.Dari beberapa peri yang kutemui, tidak ada satu pun dari mereka yang tahu keberadaan peri imut itu. Aku akhirnya duduk santai menghadap danau berair biru lengkap dengan ikan koi."Bagaimana dengan rencana selanjutnya, Luna?" tanya Zena sambil melempar makanan khusus ikan.Aku bergeming, tanpa menoleh kujawab pertanyaan Zena. "Esok pagi kita lanjut perjalanan, rasanya panggilan itu makin menguat, Zena.""Lalu, negeri peri ini? Kulihat sosok nyata Zemira belum jelas," ungkap Zena, "Dan keberadaan peri imut itu pun juga belum jelas."Aku menghela napas panjang, berbalik menghadap pada Zena. Betaku pun ternyata juga sedang menatapku."Ini bukan ranah kita lagi, yang utama adalah tujuanku. Dan—" Kalimatku terhenti manakala melihat sosok Kimberly yang terbang cepat menuju ke arahku.Aku menunggu kedatangan Kimberly tanpa bersuara, sementara
Terakhir Diperbarui : 2026-06-08 Baca selengkapnya