Dalam hitungan detik, tubuhku sudah berada dalam pelukannya.Dan, apa ini?Hangat. Seperti ada aliran energi lian yang mulai merambat di setiap aliran darahku, rasa yang sama saat aku dalam pelukan Lapha Gio. 'Apakah kau juga merasakannya, Laura?' 'Ada yang berbeda dari aromanya, tetapi begitu tipis.'Akan tetapi aku merasakan bahwa pelukan itu benar-benar terasa nyata. Terlalu nyata hingga untuk sesaat pertahananku runtuh. Jemariku yang semula mengepal perlahan mengendur, lalu membalas pelukannya dengan ragu."Maaf..." bisikku lirih. "Aku hanya... terlalu merindukanmu."Pria itu mengusap lembut rambutku. "Aku tahu. Untuk itu aku datang menemuimu di sini dan membantumu untuk naik ke tingkat yang lebih tinggi" Suara itu masih sama. Lembut. Menenangkan hingga membuatku merasa terlindungi. Namun, justru karena terlalu sempurna, ada sesuatu yang terasa salah.Tanpa kusadari, jemari tangan kananku yang berada di balik punggungnya bergerak perlahan, merasakan setiap lekuk tubuh yang kupe
閱讀更多