Eros telah pergi, meninggalkan Waktu Rasa dalam keheningan yang kini terasa berbeda, sangat berbeda, bukan lagi sunyi karena keraguan yang mencekik, bukan pula sunyi karena kesepian yang menusuk, tetapi damai karena kepastian yang memabukkan. Kepastian itu terasa berat, namun menenangkan, seperti selimut tebal di tengah badai. Aya masih duduk di sofa yang sama, di tempat yang sama, tetapi kini ia tidak mematung karena ketakutan yang menahan napasnya. Ia mematung karena kebahagiaan yang begitu besar, yang terasa asing sekaligus sangat familier, seperti sebuah melodi yang hilang dan kini ditemukan kembali.Di jari manisnya, cincin dengan berlian tunggal yang diapit dua safir biru bersinar lembut di bawah cahaya lampu ruang tamu yang meredup. Cahaya itu memantul indah, menciptakan tiga titik fokus yang sempurna, sebuah janji trinitas yang suci. Itu adalah Cincin Janji, bukan sekadar tanda cinta atau kekayaan yang dipamerkan, tetapi simbol komitmen mutlak Eros untuk menerima seluruh paket
Mehr lesen