"Lady, anda terlihat sedang memikirkan sesuatu," komentar Mira.Aruna yang sejak tadi memandangi pemandangan dari balik jendela akhirnya menoleh."Anda tidak apa-apa, kan, Lady Evelyne?""Ah..." Aruna menghela napas. "Aku hanya berpikir, mengapa Duke Rowan meminta kita pulang? Bukankah itu seperti mengusir kita?"Nada bicaranya begitu blak-blakan sampai Mira langsung terdiam.Gavriel yang duduk di seberang akhirnya angkat bicara."Lady, Duke bukan orang seperti itu. Saya minta maaf kalau Tuan Duke terkesan seperti mengusir Anda secara halus."Aruna mengibaskan tangannya."Tidak apa-apa. Lagipula, aku memang merepotkan selama berada di sana."Ia teringat bagaimana Rowan selalu memastikan dirinya mendapatkan makanan terbaik, kamar yang nyaman, bahkan berbagai hal kecil yang sebenarnya tidak perlu.Mira mengangguk."Iya juga, Lady. Bahkan saya cukup terkejut. Para pelayan di sana diperlakukan jauh lebih baik daripada di istana."Gavriel mengangguk kecil."Blackwood memang memiliki aturan
Mehr lesen