"Duke, apa yang ingin Anda lakukan?"Gavriel bertanya sambil membantu Rowan duduk lebih tegak. Ia bahkan sempat memijat pundak atasannya yang masih terlihat lelah setelah kesadarannya kembali.Ada firasat buruk yang mengganjal di benaknya.Setiap kali musibah besar datang ke Nochtaryn, selalu ada sesuatu yang harus dikorbankan.Dan entah mengapa, kali ini perasaan itu jauh lebih kuat.Rowan mengusap wajahnya sebelum akhirnya berkata cepat,"Keluarlah dari ruangan ini."Gavriel mengangguk."Lalu panggil seseorang yang ada di kamar tidurku. Bawa dia kemari."Ia terdiam sesaat, mencoba mengingat keadaan terakhir sebelum turun ke tempat ini.Russle masih berada di kamarku.Namun, Rowan tidak menyadari bahwa Gavriel sama sekali tidak mengetahui siapa orang yang dimaksudnya."Ketuk pintunya terlebih dahulu," tambah Rowan cepat. "Sopan santun.""Baik, Duke Rowan."Gavriel segera meninggalkan ruangan rahasia tersebut.Ia menyusuri lorong bawah tanah menuju kamar pribadi Rowan.Setibanya di de
Read more