“Apakah kamu sudah tidak mendengarkan perkataan Ayah lagi?! “ Tanya Xu Chang dengan pura pura marah. Xu Yuan menundukkan kepalanya dengan sedih, tampak tidak percaya bahwa dirinya akan dikalahkan oleh orang baru. “Maafkan aku, aku bersalah. “ Ucap Xu Yuan menampar dirinya tiga kali. “Sudahlah, aku tidak akan melanjutkan masalah ini lagi. Kakak, di masa depan jangan mengulangi hal yang sama lagi. “ Ucap Ning Xueqin berpura pura melunak. “Xueqin benar benar berhati lembut, cepat berterima kasih pada Tuan Putri! “ Bentak Xu Chang. “Terima kasih, Tuan Putri. “ Ucap Xu Yuan dengan berat hati. Lalu Xu Chang segera mengajak Ning Xueqin untuk pergi dan meminta pelayan agar membawa Xu Yuan pergi. “Xueqin, ikutlah dengan Ayah angkat. Ayah angkat akan memberikanmu hadiah yang dapat memenangkan amarah di dalam hatimu. “ Bujuk Xu Chang sembari merangkumnya. Ning Xueqin memaksakan diri tetap tersenyum seolah olah dia sangat bahagia dengan perlakuan semacam ini padahal dia merasa jijik sampa
Leer más