"Selamat pagi, Ronald, Bianca. Ternyata kalian sangat tepat waktu," sapa Pak Johansyah sembari berdiri dari kursi kebesarannya. Ia melangkah mendekat dengan senyum lebar yang ramah, lalu menyalami keduanya dengan hangat.Ronald membalas jabat tangan itu dengan erat, khas seorang pria yang memiliki kepercayaan diri tinggi. "Kami sudah tiba di parkiran lima belas menit yang lalu, Pak," jawab Ronald dengan suara beratnya yang tenang.Mendengar hal itu, Pak Johansyah tertawa kecil sembari menaikkan kedua alisnya, menggoda mereka. "Lho, lantas kenapa tidak buruan naik ke sini kalau sudah sampai dari tadi? Pacaran dulu di mobil? Hahaha, kalian ini memang serasi banget loh kalau dilihat-lihat. Yang satu tampan dan gagah, yang satu cantik jelita. Aku doakan kalian berjodoh ya sampai pelaminan nanti," ucap Pak Johansyah dengan nada tulus namun menggoda.Bianca yang tadi masih merasa sisa-sisa panas di bibirnya akibat lumatan Ronald di lift, seketika menunduk malu. Wajahnya yang putih mulus ki
Read more