"Kenapa gitu, Ron? Kan kesepakatannya udah jelas banget tadi," tanya Citra dengan dahi berkerut, menatap Ronald yang nampak sangat bimbang di kursi kerjanya."Fokus semua ini kan buat didik Bimbi dan Bembi. Masalahnya, kita tak tahu bagaimana karakter mereka, bagaimana tabiat asli mereka di balik layar?! Kita nggak tahu apakah mereka bakal kooperatif atau malah bikin kita pusing tujuh keliling," jelas Ronald sembari memijat pelipisnya."Bener juga. Sama juga bohong kalau ternyata mereka justru nolak mentah-mentah pendampingan kita! Kalau mereka nggak mau nurut, saham itu cuma jadi pajangan doang," Bianca kembali merengut, pikirannya yang pragmatis langsung menangkap potensi kerumitan di masa depan.Citra menggelengkan kepala, mencoba memberikan sudut pandang yang lebih positif. "Itulah beratnya perjuangan buat dapetin saham tadi, Kak Bianca, Ronald! Anggap aja itu tantangan buat kita. Nggak ada uang gratis di dunia ini, apalagi ratusan miliar."Ronald mengangguk perlahan, mencoba mene
Read more