Karier Darma melesat cepat dalam beberapa tahun terakhir. Bekerja di perusahaan milik ayah Pratiwi membuat namanya kian diperhitungkan. Sementara itu, setelah lulus kuliah, Raisa diterima di perusahaan yang sama sebagai staf payroll.Di kota lain, Digta menapaki jalannya sendiri. dia bekerja di perusahaan IT ternama, hidup terpisah jarak dari Raisa. Hubungan mereka berjalan dalam sunyi LDR yang bertahan karena kepercayaan.Sore itu, halaman depan gedung kantor mulai lengang. Raisa merapikan tasnya dia berjalan berlahan keluar dari kantornya, Raisa tidak menyadari saat langkah Darma mendekat.“Eh, Cha. Mau pulang?” seru Darma sambil tersenyum.Raisa menoleh singkat. “Eh, iya.”“Bareng aja,” tawar Darma ringan, seolah itu hal biasa.Raisa menggeleng halus. “Nggak, terima kasih. Aku naik Damri aja.”Darma terdiam sesaat, menatap wajah Raisa yang selalu terlihat tenang terlalu tenang, bahkan untuknya.Setahun terakhir, Raisa berhasil menjaga jarak tidak pernah memberi harapan, tidak perna
Dernière mise à jour : 2026-04-14 Read More