“Pria tidak pernah puas hanya dengan satu wanita,” ujar Viktor dingin, seolah sedang menyampaikan sebuah fakta yang tidak perlu diperdebatkan. Pengawalnya menunduk. “Siap, Jenderal.” Setelah puas memandangi punggung Nicolle yang sudah menghilang di ujung koridor, Viktor berbalik dan melanjutkan langkahnya. Sementara itu, di zona gawat darurat, pagi Nicolle berlangsung nyaris tanpa jeda. Meski gencatan senjata baru saja dimulai sehingga tidak banyak pasien baru berdatangan, jumlah tentara yang membutuhkan observasi, penggantian perban, hingga pemantauan pascaoperasi tetap membuat ruangan itu sibuk. “Tekanan darah stabil, Dokter.” “Ganti infus pasien bed tiga.” “Siapkan antibiotik tambahan untuk ruang observasi.” Suara demi suara saling bersahutan. Nicolle bergerak cepat dari satu ranjang ke ranjang lain, me
Dernière mise à jour : 2026-04-21 Read More