“Nicolle ….” panggil Dante dengan suara berat. Jarak mereka tinggal seinci. Hangat napas Dante menyapu wajah Nicolle, membuat bulu halus di tengkuknya berdiri. Ujung jari pria itu masih menopang dagunya, hanya butuh sedikit dorongan lagi untuk menutup jarak yang tersisa. Namun sebelum itu terjadi, Nicolle berbisik pelan, “Jangan seperti ini, Dante.” Dante terhenti seketika. Padahal hanya sepersekian detik lagi, keinginannya yang selama ini dia tahan akan benar-benar terwujud. Dante menahan napas. Bibir mereka masih sangat dekat, tetapi kini tidak lagi bergerak mendekat. Nicolle bisa merasakan panas tubuh Dante, bisa mendengar detak jantungnya yang tidak kalah cepat dari miliknya. Wanita itu menelan ludah dengan susah payah, tenggorokannya terasa kering. “Kamu tahu aku tidak akan ke mana-mana bersamamu,” lanjut Nicolle. Dante sedikit menjauh. Tidak sepenuhnya, tetapi cukup untuk bisa melihat wajah Nicolle dengan jelas. Tatapan Nicolle menghindarinya. Bibir wanita itu masih s
Last Updated : 2026-04-13 Read more