Anita tampak sedikit kecewa karena pegawai tidak langsung membawa mereka menuju barang termahal setelah Nora berkali-kali menyebut nama Andre.“Setidaknya tunjukkan yang kualitasnya bagus, jangan sampai kami salah pilih di tempat sebesar ini,” katanya sambil memandang beberapa kemasan.Pegawai itu tetap sabar menjelaskan perbedaan kualitas, ukuran, serta harga tanpa sedikit pun menyinggung status Andre yang berdiri tidak jauh dari sana.Leman segera mengangguk puas. “Bagus, aturan tetap aturan, Tuan Muda memang membiarkan staf bekerja disiplin supaya tidak kelihatan pilih kasih.”Haris mengatupkan mulut beberapa detik sebelum akhirnya memilih berjalan di samping Angel agar tidak terus terpancing menjawab.Nora justru mulai bertingkah seperti sudah berkali-kali berbelanja di supermarket besar, walaupun sejak masuk matanya sendiri tidak berhenti melihat ke segala arah.“Jangan pegang semua barang lalu dikembalikan, orang kota biasanya memilih dulu dengan mata sebelum mengambil,” katanya
Read more