Maverick dan Alula berdiri berdampingan. Terlihat seperti pasangan pada umumnya. Sempurna di mata orang lain.Insting pertama Freya adalah berbalik. Berniat menghindar. Namun—“Rora!”Terlambat.Dari sekian banyak manusia, kenapa Alula bisa langsung melihatnya, sih.Suara Alula melengking memanggil namanya, membuat beberapa pasang mata menoleh. Freya memejamkan mata sesaat, menarik napas, lalu memasang ekspresi netral sebelum menoleh.Freya melangkah mendekat. Dia menyapa ringan, pura-pura terkejut. “Aku tidak tahu kau ada di negara ini.”“Pagi tadi aku baru sampai bersama nenek mertua. Belum sempat mengabarimu,” jawab Alula. Dia memberi kode pada Freya untuk menyapa nenek mertuanya.“Ini Freya, ya? Cantik sekali kau, Nak.”“Ah, Anda juga tetap cantik walaupun kita beda generasi, Nyonya,” puji Freya balik. “Kenapa memanggilku begitu. Panggil aku oma saja seperti Alula. Kita keluarga. Ini kali pertama aku bertemu denganmu.”“Iya, Oma. Maaf, waktu pernikahan aku memang tidak bisa pulan
Last Updated : 2026-05-01 Read more