“Ahh! Um! Jangan begini, nanti ada yang melihatnya.”“Aku rindu. Seminggu ini kau menjaga jarak denganku.”“Kau tahu alasannya.”“Kapan kau akan meninggalkannya? Kau bilang mencintaiku. Apa itu hanya bualanmu saja?”“Tentu saja tidak. Aku benar-benar mencintaimu.”Freya berdiri di depan pintu yang tak tertutup rapat. Mendengar obrolan yang tak seharusnya di dengar.Adegan selanjutnya, suara desah-desah laknat terdengar mendayu.Dia tak bisa menahan diri lagi.“Bajingan! Beraninya kau berselingkuh di belakangku.”Freya berteriak, menyerbu masuk ke dalam ruang perawatan di mana Anthony, kekasihnya, tengah bercumbu panas dengan seorang wanita.Keduanya memisahkan diri. Anthoni menatapnya kaget. “Ini tidak seperti yang kau bayangkan.”“Memangnya kau tahu aku membayangkan apa?” Wanita itu tertawa. “Kabar itu sudah terdengar lama, sayang baru hari ini aku menyaksikannya langsung. Tidak ada ruang bagimu untuk mengelak, Anthony.”“Rora, kau salah paham. Dia ini Jane, pasienku. Kau tahu bukan,
Last Updated : 2026-03-26 Read more