“Aku merindukanmu, Aurora. Kau sibuk akhir-akhir ini, bahkan pesanku kau abaikan.”Freya bangkit, mendekati Maverick yang bersandar di sisi meja. Pria itu menyatukan kedua tangannya di depan dada sambil menatapnya dalam.“Aku merindukan tubuhmu,” bisik Freya sambil mengusap rahang Maverick yang ditumbuhi bulu-bulu halus. “Apa kau tidur dengan istrimu, Rick?”“Tidak,” jawabnya cepat.“Bagus, aku tidak sudi tidur denganmu kalau kau sampai menyentuh istrimu.”“Galak sekali,” goda Maverick sambil mendekatkan bibirnya, lalu tanpa aba-aba menarik Freya hingga dua bibir saling bertemu dalam sebuah ciuman panjang penuh kerinduan.Freya mundur, mengusap bibirnya yang basah ketika ketukan kembali terdengar di pintu. Dia buru-buru kembali ke kursi kerjanya.“Dok, saya masuk?”“Masuk saja.”Pintu terbuka pelan. Sarah masuk sambil membawa map, tapi matanya jelas tidak bisa berhenti melirik Maverick diam-diam. Perawa
Last Updated : 2026-05-16 Read more