Setelah semua selesai, mereka semua pun pergi dari rumah Doni. Joko, Sinta, dan Lana, pergi ke rumah Joko. Sementara Darto dan kelompoknya, langsung pulang ke markas. Setibanya di rumah, Joko duduk di sofa. "Akhirnya selesai juga," ucapnya dengan nada lega. Sinta tersenyum nakal, lalu dia duduk di pangkuan Joko dan melingkarkan tangannya di leher pria itu. "Sayang, makasih yah. Karena kamu, aku bisa terlepas dari pria sialan itu," ucap Sinta dengan nada genit.Joko mengangguk pelan sambil menyunggingkan senyum tipis. "Kamu kan sudah jadi janda nih... gimana kalau kita rayakan," ucap Joko dengan ekspresi nakal. Satu tangannya mengelus paha Sinta dan tangan lainnya melingkar di pinggang Sinta."Mau ratakan gimana nih?" tanya Sinta sambil mengedipkan matanya.Lana mendekat, lalu memeluk tangan Joko."Tentu saja rayakan di ranjang! Iya gak sayang?" ujar Lana dengan nada menggoda."Nah, betul!" balas Joko."Ayo! Aku gak akan nolak! Mau sampai lemas pun, aku siap!" ucap Sinta sambil me
Baca selengkapnya