Jemari Reihan bergerak laksana badai di atas papan ketik, mengeksekusi baris-baris kode skrip yang langsung menyusup ke dalam server terdalam Drax Enterprises. Di bawah temaram lampu hangar Unit 0, wajahnya tampak pias namun memancarkan aura dingin yang mengerikan. Di layarnya, algoritma AI canggih sedang bekerja memotong, membedah, dan merekonstruksi sebuah mahakarya lukisan digital milik Julian Drax. "Aku tidak hanya mengirimkan foto ibunya, Tuan Penjaga," desis Reihan, senyum tipis yang sarat akan kepuasan kejam terukir di sudut bibirnya. "Itu terlalu murahan untuk seniman sombong seperti dia. Aku sedang melakukan restorasi digital yang akan langsung menusuk pada jiwanya." Reihan mengunci pandangannya pada lukisan fiktif kesayangan Julian yang melambangkan keabadian wanita. Sebuah karya Barok dengan pencahayaan chiaroscuro yang sempurna. Melalui perintah AI, Reihan menyuntikkan detail-detail nekrosis jaringan, distorsi k
最終更新日 : 2026-06-08 続きを読む