Adrian naik ke lantai atas tanpa suara.Pintu kamar Nana masih tertutup.Ia membukanya pelan.Di dalam, Rowan masih tergeletak di lantai tanpa pergerakan.Pecahan gelas berserakan di sekelilingnya, memantulkan cahaya lampu kamar. Sebotol anggur di meja—masih tersisa lebih dari setengah.Adrian berhenti di ambang beberapa detik, cukup untuk mengetahui tanpa bertanya.Semuanya sudah jelas.Nana melakukannya.Entah bagaimana Nana berhasil melakukannya, padahal jelas yang masuk pertama tadi Rowan. Bukan Nana. Artinya, Rowan adalah orang yang justru memiliki kesempatan lebih besar untuk merusak minuman mereka.Adrian menutup pintu kembali pintunya, seolah kejadian di dalam bukan urusannya lagi.Bukannya keluar, tapi ia berbelok ke ruang gantinya Nana.Ia berdiri sebentar di sana, menatap deretan pakaian yang tersusun rapi.Namun, ia tidak datang hanya untuk melihat-lihat.Adrian berjalan ke arah laci, menarik napas singkat lalu membuka laci pertama.Namun, sebelum ia sempat mengambil apa y
최신 업데이트 : 2026-05-08 더 보기