Diam-diam guru kekaisaran Su memuji kecerdikan Shu Yi. Orang-orang di luar sana tampaknya buta semua. Kalau gadis seperti ini dibilang bodoh, tak ada lagi yang pintar di dunia. Sayang sekali bakat ini justru terlahir sebagai wanita. Seandainya pria, maka dinasti Jin akan punya pilar tambahan. "Kau mendesak orang tua ini terlalu keras," ujarnya setengah bercanda. "Seandainya kuterima, apakah anak bekas selir itu sanggup bertahan di Zhihui? Akademi keluarga Su keras terhadap murid-murid."Setengah tujuannya sudah tercapai, senyum Shu Yi semakin manis. "Bisa bertahan atau tidak, semua tergantung kemampuan Haowen sendiri. Saya tidak akan ikut campur lagi.""Baik. Nanti sebelum pulang, aku akan kasih surat rekomendasi. Kalian tinggal menunjukkannya pada anakku."Shu Yi lekas berdiri. Memberi penghormatan dengan khidmat. "Terima kasih atas kebaikan guru kekaisaran. Selamanya saya tak akan lupa.""Bukan apa-apa. Jangan terla
Read more