Setelah pembicaraan itu mereka bertiga keluar dari aula, hanya keheningan yang mengisi perjalanan di lorong itu. Lian Wei diapit oleh kedua pria bertubuh besar ini, ia sadar saat ini mereka berada dalam posisi yang canggung. “Pangeran Xu, apakah kau masih memikirkan kejadian itu?” Pertanyaan itu membuat langkah Xu Kai terhenti. Pergerakannya yang tiba-tiba membuat Lian Wei dan Wang Xuemin juga ikut berhenti. Xu Kai menatap mata Lian Wei lekat, ada kata yang tidak mampu terucap. “Kalian itu tamu disini, tapi kalian malah celaka disini.” “Pangeran Xu, bukankah kita sepakat untuk berteman?” Xu Kai terdiam. “Teman tidak harus merasa bersalah bukan?” “Xu Kai, kau juga temanku. Kau bisa berbagi beban denganku, akan ku pastikan menemukan dalang dibalik kejadian ini.” “Kau memang teman terbaikku,” ucap Xu Kai menepuk pundak Wang Xuemin. Kemudian mereka melanjutkan perjalanan kembali. “Hei Wang Xuemin, tidak bisakah kalian tidak pamer kemesraan di depanku?” ucap Xu Kai yang melihat W
Baca selengkapnya