分享

163

作者: Naomiliana
last update publish date: 2026-06-13 22:37:28
Setelah pembicaraan itu mereka bertiga keluar dari aula, hanya keheningan yang mengisi perjalanan di lorong itu. Lian Wei diapit oleh kedua pria bertubuh besar ini, ia sadar saat ini mereka berada dalam posisi yang canggung.

“Pangeran Xu, apakah kau masih memikirkan kejadian itu?”

Pertanyaan itu membuat langkah Xu Kai terhenti. Pergerakannya yang tiba-tiba membuat Lian Wei dan Wang Xuemin juga ikut berhenti.

Xu Kai menatap mata Lian Wei lekat, ada kata yang tidak mampu terucap.

“Kalian itu t
在 APP 繼續免費閱讀本書
掃碼下載 APP
已鎖定章節

最新章節

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   306

    “Hei! Kenapa kau menabrakku?!” teriak seorang pria yang masih berusaha untuk bangun. “Anda buta? Bukankah anda yang menabrak saya? Bagaimana bisa seorang lelaki begitu sangat lemah?” ucap Lian Wei ketus saat melihat orang yang menabrak dirinya adalah mantan tunangannya. “Kau!” ucapnya terputus saat ia berdiri di depan Lian Wei dengan jari telunjuk yang menunjuk pada wajah cantik Lian Wei. “Apa kabar Pangeran Zhaoyang?” ucapnya pelan dengan smirk. “Lian Wei apa kau masih hidup?”“Pangeran Zhao apa anda terluka sampai menjadi bodoh? Putri Pertama sudah lama meninggal. Apa anda begitu merindukannya? Tidak takut istri anda cemburu?” ucap Lian Wei.“Apa aku berhalusinasi?” bisik Zhaoyang pelan.“Kurasa anda sebaiknya periksakan ke tabib, sepertinya anda sudah gila.”“Apa katamu Lian Wei?”“Kau gila. Oh ya, namaku Li Xinhua. Jangan salah panggil lagi.”“Kau dasar sampah! Beraninya kau berkata begitu padaku?!” teriak histeris Zhaoyang. Zhaoyang melayangkan tangannya untuk menampar wajah

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   305

    Keesokan paginya Mayleen bersiap ia mengemas beberapa pakaiannya. Setelah siap, ia segera pergi ke kediaman Selir Cui. “Salam ibu selir.”“Untuk apa kau kemari?” ketus Selir Cui."”Ibu selir dulu kau begitu akrab dengan ibuku, tapi sekarang ibuku sudah tiada. Aku merindukan sosok ibu di sampingku, jadi aku datang untuk menemui ibu selir.”“Anak nakal ini, kemari.”“Ibu lihat aku membawakan teh untukmu,” ucap Mayleen seraya menyerahkan daun teh yang di bawanya. Selir Cui mengambil daun teh kering itu dan mencium aromanya. ‘Ini sangat tidak asing, tapi dimana aku mencium aroma teh ini,’ batin Selir Cui.“Bagaimana ibu? Apakah aromanya enak?”“Iya ini enak, dari mana kau dapatkan teh ini?”“Aku membelinya di toko teh saat perjalanan pulang semalam,”“Baiklah mari kita seduh teh ini.”“Baiklah.”Mayleen mengambil daun teh tersebut dan meletakkan teh itu pada air panas di teko, setelah siap segera ia menuangkan teh tersebut. “Silakan ibu,” ucapnya lalu meminum teh tersebut dengan santa

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   304

    “Kau akan tidur disini?”“Ya.”“Kenapa?”“Ini kamarku,” jawab Wang Xuemin singkat.“Tapi kau bukannya memiliki kamar yang lain?”Wang Xuemin duduk di ranjangnya lalu merebahkan dirinya.“Aku sudah mengantuk istriku selamat malam,” ucapnya lalu mengecup singkat kening Lian Wei. Lama Lian Wei terpaku karena perlakuan Wang Xuemin. Hingga sebuah ketukan pelan terdengar dari luar. Lian Wei bangun perlahan dan menuju sumber suara tersebut. “Tuan.”“Apa apa Qin?”“Saat kami ke akademi siang tadi, Putra Mahkota dan Pangeran Kedua ada di sana.”“Aku sudah tahu.”“Ah sudah tahu?” Jawab Qin bingung dengan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.“Harap tuan berhati-hati, sepertinya mereka memiliki rencana.”“Menurut Tao Mo mereka sedang mencariku. Namun Bao Yu juga mengatakan Jianying mengikutinya hingga ke markas.”“Sebenarnya yang mereka cari itu aku atau Selir Cui?” tanya Lian Wei.“Selir Cui?”“Aku sempat mendengar mereka, saat mereka berada di ruang rahasiaku. Kau suruh kembaranmu Qui untuk

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   303

    “Hei! Wang Xuemin! Kau tidak bisa membunuh istrimu!” pekiknya lantang saat ia merasa terpojok. Ia sudah tidak bisa menyerang lagi, pergelangan tangannya sakit akibat berpedang terlalu kuat dengan Wang Xuemin. Mendengar suara yang sangat dikenalnya, tebasan Wang Xuemin mendadak berhenti tepat satu centi di leher Lian Wei. Tatapan tajam Xuemin berubah melembut. Wang Xuemin membuang pedangnya asal, segera Lian Wei lemas dan bersiap jatuh.Seseorang dengan pakaian serba hitam itu adalah Lian Wei. Saat ia mengetahui semuanya dari Adipati Xinxi segera ia pergi ke Kediaman Wang untuk menemui Wang Xuemin. Namun saat tiba ia malah melihat lelaki itu menggila. Entah apa yang membuatnya seperti itu. “Lian'er!” pekik Wang Xuemin histeris seraya mendekap tubuh mungil Lian Wei. Lian Wei sudah lemas saat mendengar cerita tentang ibunya dari Adipati Xinxi, ditambah ia berpedang dengan Wang Xuemin. Nafas Lian Wei terpenggal, ia mencoba mengatur pernapasannya. Wang Xuemin membuka cadar Lian Wei, ag

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   302

    “Lalu apa yang terjadi setelahnya?”“Sebulan setelah penyerangan itu, ayahku meninggal jadi aku harus kembali dan menjalani akademi. Sementara Xuanzong mengantar ibumu kembali ke kerajaannya, ia bertemu dengan Jiazhen saat menghadapi bahaya. Kerajaan Jiazhen lebih dekat dari kerajaan ibumu, jadi Jiazhen membawa ibumu dan mengobatinya.”“Mereka saling saling jatuh cinta saat itu dan menikah. Fang Yin tidak tahu jika Li Song masih hidup. Li Song membenci kita semua karena mengkhianatinya dan itu berlanjut dengan perang. Saat perang terakhir Kaisar Hong terdahulu meninggal. Itu menyebabkan dendam pada Li Song dan adiknya semakin meningkat. Jadi mereka berniat untuk menyerang Kekaisaran Xu yang lebih lemah dari kekaisaran yang lainnya.”“Maksudmu Kaisar Hong Li Song salah paham?”“Itu… bisa dibilang seperti itu.”“Bukankah selama ini, Kekaisaran Xu san Kekaisaran Song sering berperang dengan alasan persahabatan?”“Ya tapi itu semenjak Putra Mahkota Song yang memegang kendali. Sebelumnya m

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   301

    Di malam yang gelap Adipati Xinxi keluar dari kediamannya dan pergi menuju sungai tempat persembunyiannya. Saat akan pergi ia melihat bayangan hitam melewatinya dengan begitu cepat. Segera ia mengejar bayangan itu. Hingga mereka sampai pada puncak gunung belakang. “Siapa di sana?” ucapnya dengan mengeluarkannya pedang. Orang tersebut berbalik, ia memakai pakaian serba hitam. Ia juga menutup wajahnya dengan cadar hitam. Rambut yang terkuncir satu terkibas karena angin malam yang berhembus. Seketika Adipati Xinxi melepaskan pedangnya saat melihat mata yang dikenalnya. Begitu akrab dan begitu ia rindukan tatapan mata ini. “Fang Yin?” lirihnya. “Rupanya aku benar, kau tahu siapa ibuku,” ucapnya tatapan mata yang semakin tajam. Sringgg.... “Katakan apa hubunganmu dengan ibuku?”“Ibumu? Apa kau putri Kaisar dan Permaisuri?”“Menurutmu?”“Apakah selama ini kau terluka keponakanku?”“Jawab saja pertanyaanku!” ucapnya kesal. “Kau benar Putri Permaisuri, bukan? Lepaskan pedangmu, aku ta

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   5

    Bahkan ia saja mungkin tidak bisa menghentikan laju serangannya, namun gadis di depannya menghentikannya tepat waktu. Semua orang kembali tercengang dengan kejadian itu. Lian Wei menurunkan kakinya, segera Jingmi terjatuh lemas."Kau beruntung aku tidak menendang kepalamu, jika aku benar-benar menen

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   3

    Satu kata sudah dapat memprediksi secara keseluruhan. Tubuh ini lemah dan jelek, tentu saja itu karena racun. Ia harus mengeluarkan racun ini dalam tubuhnya. Ia mengambil cermin yang terbuat dari perunggu, ia terkejut betapa jeleknya dia saat ini."Ini pasti ulah para rubah itu, aku yakin jika tubuh

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   4

    Melihat kepergian dan keacuhan Lian Wei terhadap Xiuhuan, membuat hatinya merasa tidak tenang. Ia tidak seperti ini sebelumnya. Biasanya dia akan acuh terhadap adiknya itu, namun sekarang entah mengapa setiap melihat tatapan dingin di mata adiknya membuat hatinya sakit. Ia hanya mampu melihat keperg

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   2

    "Kau!"'Apa sampah ini mengingatnya?' batin Lien Hua itu takut.'Ah tidak, mereka tahunya aku hilang ingatan. Baiklah mari kita biarkan dia bersenang-senang dahulu,' batin Xinxin. Ia merasakan seseorang memeluknya dari samping.'Orang ini Li Jianying, orang yang selalu ada bagi pemilik tubuh ini dan

更多章節
探索並免費閱讀 優質小說
GoodNovel APP 免費暢讀海量優秀小說,下載喜歡的書籍,隨時隨地閱讀。
在 APP 免費閱讀書籍
掃碼在 APP 閱讀
DMCA.com Protection Status