“Maaf,” ucap Wang Xuemin.Meski mengucapkan maaf, Wang Xuemin sama sekali tidak mengalihkan pandangannya.Hal itu membuat Lian Wei akhirnya mendengus kesal.“Kau ini benar-benar…”“Tampan?” potong Wang Xuemin.“...tidak tahu malu,” ucap Lian Wei kesal.Wang Xuemin tertawa pelan. Tawanya ringan, namun cukup membuat suasana yang semula canggung berubah hangat.“Kalau begitu, izinkan pangeran sinting ini mengajakmu keluar.”“Untuk apa?”“Menebus kesalahanku karena membuatmu kesal hari ini.”Lian Wei mengangkat sebelah alis.“Dan yang siapa bilang aku akan menerima ajakanmu?”“Kalau begitu…” Wang Xuemin sedikit membungkukkan badan hingga wajah mereka hanya berjarak beberapa jengkal. “Aku akan terus membujukmu sampai kau mengangguk setuju.”Lian Wei spontan mundur setengah langkah, tetapi punggungnya telah menyentuh pohon di belakangnya. Ia mendecak pelan sambil menahan senyum yang nyaris lolos.“Benar-benar pangeran sinting.”Wang Xuemin hanya tersenyum pada Lian Wei.“Xuemin apa kau tida
Read more