“Sepertinya ini tempat mereka.”Mingmei menatap Yelu dan mereka mengangguk dengan yakin. Mereka masuk kesana, aroma alkohol sangat tercium saat mereka memasuki ruangan. “Ada apa ini?”“Wah… ada penantang baru tuan?” ucap salah satu dari mereka.“Ya, baru saja datang.”“Tuan, mereka baru disini,” ucap penjual itu pada seorang pimpinan disana.“Ah baiklah kau boleh keluar.”Saat si penjual keluar Wei Heng berjaga di depan pintu untuk memastikan kedua gadis itu aman. ‘Ternyata mereka juga menyewa perempuan,’ batin Yelu jijik. “Tuan muda, kau berani sekali menantang kami,” ucap salah satu anggota. “Ya kami datang untuk menantang.”“Kau sangat berani menantang tuan kami. Kau tidak tahu jika dia adik raja, huh?” ucap seorang anggota yang sudah mabuk berat. “Aku tidak salah masuk,” ucap Mingmei dengan smirk di wajahnya.“Tuan, tuan, bagaimana jika kita segera memulai permainan ini?” ucap Yelu berani.“Hahaha dia menantang tuan,” ejek salah satu orang disana.“Mari mulai,” ucap sang pemi
Read more