共有

306

作者: Naomiliana
last update 公開日: 2026-08-20 20:51:50

“Hei! Kenapa kau menabrakku?!” teriak seorang pria yang masih berusaha untuk bangun.

“Anda buta? Bukankah anda yang menabrak saya? Bagaimana bisa seorang lelaki begitu sangat lemah?” ucap Lian Wei ketus saat melihat orang yang menabrak dirinya adalah mantan tunangannya.

“Kau!” ucapnya terputus saat ia berdiri di depan Lian Wei dengan jari telunjuk yang menunjuk pada wajah cantik Lian Wei.

“Apa kabar Pangeran Zhaoyang?” ucapnya pelan dengan smirk.

“Lian Wei apa kau masih hidup?”

“Pangeran Zh
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   308

    “Di antara semua tusuk rambut, kenapa hanya bulu phoenix ini yang tidak ada hiasannya?”“Sebenarnya tusuk rambut ini sepasang nona,” ucap penjual memberikan bulu phoenix berwarna silver. “Dikatakan bahwa dulu Dewa Phoenix sangat mencintai Dewi Bintang. Tetapi karena memiliki elemen yang berlawanan mereka tidak bisa bersatu. Lalu Dewa Phoenix mengambil satu bulu dari masing-masing kedua sayapnya dan berubah menjadi tusuk rambut ini. Awalnya banyak mengatakan kedua bulu ini berwarna emas, namun saat tiba di tangan Dewi Bintang, berubah menjadi warna silver.”“Lalu?” tanya Lian Wei tidak terlalu tertarik dengan kisah romantisme itu. “Nona anda sungguh tidak tahu? Dikatakan bulu yang dicabut adalah bagian dari setengah jiwa sang dewa, betapa manisnya hal ini,” ucap penjual itu dengan berkhayal. “Yah aku tidak tertarik dengan ceritanya, namun bulu phoenix ini sangat cantik. Berapa harganya?”“Lima keping emas,” ucap penjual dengan smirk. “Kau mau menipuku?” ucap Lian Wei tegas. “Nona

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   307

    “Kau punya uang untuk membeli ini?”Gadis itu mengepalkan tangannya kuat.“Kau meremehkan aku? Apa kau tidak tahu siapa aku?”“Memangnya aku kerabat mu? harus tahu kau ini siapa? Tanya kan pada ayah dan ibumu.”“Aku ini Tao Lan, Putri Kedua bangsawan Tao,” ucapnya bangga. “Oh… kau sudah sembuh? Apa sekarang kau sudah bebas berkeliaran? Hingga sampai di Kekaisaran Shang?”Tao Lan menatapnya dengan angkuh dan tidak sabaran.“Bagus kalau kau sudah tahu, sekarang sebutkan harganya.”“Baik kalau begitu kain yang kau inginkan, akan ku jual dengan harga tiga ribu keping emas.”“Apa?! Kenapa begitu mahal?”“Nona, anda mencuri bahan terbaik milikku, tentu anda harus membayar mahal kain ini,” ucap Lian Wei. “Kau!”“Lagipula aku ini membeli seluruh gulungan tidak seperti kau yang hanya membelibbaptg saja.”‘Sepertinya aku pernah lihat dia di suatu tempat?’ batinnya bingung. “Kenapa tidak sanggup membelinya? Kalau tidak sanggup tidak usah membeli kain itu.”“Huh aku suka kain ini,” ucap Tao La

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   306

    “Hei! Kenapa kau menabrakku?!” teriak seorang pria yang masih berusaha untuk bangun. “Anda buta? Bukankah anda yang menabrak saya? Bagaimana bisa seorang lelaki begitu sangat lemah?” ucap Lian Wei ketus saat melihat orang yang menabrak dirinya adalah mantan tunangannya. “Kau!” ucapnya terputus saat ia berdiri di depan Lian Wei dengan jari telunjuk yang menunjuk pada wajah cantik Lian Wei. “Apa kabar Pangeran Zhaoyang?” ucapnya pelan dengan smirk. “Lian Wei apa kau masih hidup?”“Pangeran Zhao apa anda terluka sampai menjadi bodoh? Putri Pertama sudah lama meninggal. Apa anda begitu merindukannya? Tidak takut istri anda cemburu?” ucap Lian Wei.“Apa aku berhalusinasi?” bisik Zhaoyang pelan.“Kurasa anda sebaiknya periksakan ke tabib, sepertinya anda sudah gila.”“Apa katamu Lian Wei?”“Kau gila. Oh ya, namaku Li Xinhua. Jangan salah panggil lagi.”“Kau dasar sampah! Beraninya kau berkata begitu padaku?!” teriak histeris Zhaoyang. Zhaoyang melayangkan tangannya untuk menampar wajah

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   305

    Keesokan paginya Mayleen bersiap ia mengemas beberapa pakaiannya. Setelah siap, ia segera pergi ke kediaman Selir Cui. “Salam ibu selir.”“Untuk apa kau kemari?” ketus Selir Cui."”Ibu selir dulu kau begitu akrab dengan ibuku, tapi sekarang ibuku sudah tiada. Aku merindukan sosok ibu di sampingku, jadi aku datang untuk menemui ibu selir.”“Anak nakal ini, kemari.”“Ibu lihat aku membawakan teh untukmu,” ucap Mayleen seraya menyerahkan daun teh yang di bawanya. Selir Cui mengambil daun teh kering itu dan mencium aromanya. ‘Ini sangat tidak asing, tapi dimana aku mencium aroma teh ini,’ batin Selir Cui.“Bagaimana ibu? Apakah aromanya enak?”“Iya ini enak, dari mana kau dapatkan teh ini?”“Aku membelinya di toko teh saat perjalanan pulang semalam,”“Baiklah mari kita seduh teh ini.”“Baiklah.”Mayleen mengambil daun teh tersebut dan meletakkan teh itu pada air panas di teko, setelah siap segera ia menuangkan teh tersebut. “Silakan ibu,” ucapnya lalu meminum teh tersebut dengan santa

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   304

    “Kau akan tidur disini?”“Ya.”“Kenapa?”“Ini kamarku,” jawab Wang Xuemin singkat.“Tapi kau bukannya memiliki kamar yang lain?”Wang Xuemin duduk di ranjangnya lalu merebahkan dirinya.“Aku sudah mengantuk istriku selamat malam,” ucapnya lalu mengecup singkat kening Lian Wei. Lama Lian Wei terpaku karena perlakuan Wang Xuemin. Hingga sebuah ketukan pelan terdengar dari luar. Lian Wei bangun perlahan dan menuju sumber suara tersebut. “Tuan.”“Apa apa Qin?”“Saat kami ke akademi siang tadi, Putra Mahkota dan Pangeran Kedua ada di sana.”“Aku sudah tahu.”“Ah sudah tahu?” Jawab Qin bingung dengan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.“Harap tuan berhati-hati, sepertinya mereka memiliki rencana.”“Menurut Tao Mo mereka sedang mencariku. Namun Bao Yu juga mengatakan Jianying mengikutinya hingga ke markas.”“Sebenarnya yang mereka cari itu aku atau Selir Cui?” tanya Lian Wei.“Selir Cui?”“Aku sempat mendengar mereka, saat mereka berada di ruang rahasiaku. Kau suruh kembaranmu Qui untuk

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   303

    “Hei! Wang Xuemin! Kau tidak bisa membunuh istrimu!” pekiknya lantang saat ia merasa terpojok. Ia sudah tidak bisa menyerang lagi, pergelangan tangannya sakit akibat berpedang terlalu kuat dengan Wang Xuemin. Mendengar suara yang sangat dikenalnya, tebasan Wang Xuemin mendadak berhenti tepat satu centi di leher Lian Wei. Tatapan tajam Xuemin berubah melembut. Wang Xuemin membuang pedangnya asal, segera Lian Wei lemas dan bersiap jatuh.Seseorang dengan pakaian serba hitam itu adalah Lian Wei. Saat ia mengetahui semuanya dari Adipati Xinxi segera ia pergi ke Kediaman Wang untuk menemui Wang Xuemin. Namun saat tiba ia malah melihat lelaki itu menggila. Entah apa yang membuatnya seperti itu. “Lian'er!” pekik Wang Xuemin histeris seraya mendekap tubuh mungil Lian Wei. Lian Wei sudah lemas saat mendengar cerita tentang ibunya dari Adipati Xinxi, ditambah ia berpedang dengan Wang Xuemin. Nafas Lian Wei terpenggal, ia mencoba mengatur pernapasannya. Wang Xuemin membuka cadar Lian Wei, ag

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   2

    "Kau!"'Apa sampah ini mengingatnya?' batin Lien Hua itu takut.'Ah tidak, mereka tahunya aku hilang ingatan. Baiklah mari kita biarkan dia bersenang-senang dahulu,' batin Xinxin. Ia merasakan seseorang memeluknya dari samping.'Orang ini Li Jianying, orang yang selalu ada bagi pemilik tubuh ini dan

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   1

    Plak!Suara tamparan keras menggema di dalam ruangan.Kepala Li Lian Wei terhempas ke samping. Rasa panas menjalar di pipinya, disusul denyutan tajam di kepala.“Oh? Kukira kau sudah mati di danau itu.”Suara dingin penuh ejekan terdengar.Gadis yang berdiri angkuh itu adalah Li Lien Hua, putri kedu

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   3

    Satu kata sudah dapat memprediksi secara keseluruhan. Tubuh ini lemah dan jelek, tentu saja itu karena racun. Ia harus mengeluarkan racun ini dalam tubuhnya. Ia mengambil cermin yang terbuat dari perunggu, ia terkejut betapa jeleknya dia saat ini."Ini pasti ulah para rubah itu, aku yakin jika tubuh

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   4

    Melihat kepergian dan keacuhan Lian Wei terhadap Xiuhuan, membuat hatinya merasa tidak tenang. Ia tidak seperti ini sebelumnya. Biasanya dia akan acuh terhadap adiknya itu, namun sekarang entah mengapa setiap melihat tatapan dingin di mata adiknya membuat hatinya sakit. Ia hanya mampu melihat keperg

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status