Iis berjalan santai ke arah lapak gorengan, tubuhnya meliuk dengan irama menggoda. Dari tempatku, aku bisa melihat ekspresi kaget bercampur gugup di wajah Pak Jono.Pria tua itu, yang tadinya asyik membolak-balik tempe goreng di wajan, langsung membuang muka, pura-pura sibuk mengatur tumpukan tahu. Sementara Istrinya, seorang wanita bertubuh tambun dengan apron lusuh, sedang menimbang bakwan di sisi lain lapak.Iis menyandarkan pinggulnya ke meja lapak Jono, bahu telanjangnya nyaris menyentuh lengan pria itu."Pak Jono," suara Iis berbisik, serak dan penuh intonasi menggoda, "sibuk banget, nih?"Pak Jono terbatuk, wajahnya memerah. "Eh, Neng Iis. Biasa, ini lagi nyiapin buat pesenan terakhir." Dia menghindari tatapan Iis, pandangannya terpaku pada minyak yang mendidih.Iis melirik sekilas ke arah istri Pak Jono yang masih sibuk dengan pelanggannya. Dia lalu mendekatkan mulutnya ke telinga Pak
Last Updated : 2026-05-13 Read more