Hati Sarah mencelos akan tanya itu, kegugupan menyergapnya dari ujung kaki kala tatapan Rex tampak sangat menghakiminya, sedang di sebelahnya Nyonya Jasmine termangu cukup lama. Ia bergerak kikuk, bibirnya terbuka tanpa suara sebelum ia memaksakan senyum saat bertanya, “A-apa maksudmu, Rex? Kenapa kamu bilang kalau Mario bukan anakmu?” Rex kembali memperdengarkan tawa lirihnya, “Memangnya aku bilang begitu? Aku ‘kan hanya tanya sebenarnya Mario itu anak siapa, kenapa kamu beranggapan kalau aku mengatakan dia bukan anakku?” “Kamu mempermainkan aku?” “Pertanyaan itu sangat mudah dijawab, Sarah! Kenapa kamu sangat panik?” Seulas senyum janggal yang ada di bibir Rex raib, “Atau yang benar memang sepertinya itulah kenyataannya?” “Dia anakmu, Rex!” balas Sarah nyaris menjerit. Ia kembali memaksakan senyumnya dan menunduk untuk meraih tangan pria itu. “Jangan mengujiku begini, hm? Aku sangat takut. Apa kesalahan yang sebenarnya aku lakukan? Aku akan meminta maaf dan—” Sarah menela
Last Updated : 2026-05-17 Read more