Harrison masih tahu batas. Dia tahu Shelly sedang hamil.Saat bertumpu pada tubuh Shelly, dia hanya menyentuhnya sekadarnya untuk menjaga keseimbangan.Shelly menarik lengan bajunya sambil mengernyit, seolah sedang menyeret sebuah masalah besar.Mereka berdua masuk ke apartemen Shelly.Lampu di lantai satu menyala, menerangi ruangan seterang siang hari.Akibatnya, bagian luar justru tampak jauh lebih gelap.Tanpa diperhatikan dengan saksama, tak seorang pun akan menyadari bahwa di balik bayangan di pinggir jalan, ada seseorang yang sedang berdiri di sana.“Duduklah.”Shelly memberi isyarat kepada Harrison untuk duduk di sofa, lalu naik ke lantai atas mengambil kotak P3K.Harrison duduk dengan patuh sambil memperhatikan sekeliling apartemen.“Perlu kuakui, apartemen yang Jeffry siapkan untukmu memang bagus.”Biasanya, untuk posisi seperti Shelly, perusahaan hanya menyediakan apartemen mewah satu lantai.Meski luas dalam apartemen ini hampir sama, fasilitas dan lingkungannya termasuk yan
Baca selengkapnya