“Nyonya Diana.”Shelly terkejut. “Jadi, Anda adalah penggemar Saryna?”Diana terdiam sejenak. Alih-alih berbasa-basi dulu, dia langsung bertanya, “Di mana Saryna?”“Silakan masuk dulu. Saya panggil dia.”Shelly membuka pintu dan mempersilakan Diana masuk.Di belakang Diana, ada beberapa pengawal berpakaian jas rapi.Shelly melirik mereka sekilas, lalu menutup pintu dan masuk ke dalam.Saat mendengar suara, Saryna sudah keluar dari kamar.Dia berdiri di ujung lorong, sementara Diana berdiri di dekat pintu masuk. Saat tatapan mereka bertemu, mata Diana seketika memerah.“Anda penggemar saya, ‘kan?”Saryna menyunggingkan senyuman, lalu berjalan menghampiri dan mempersilakan Diana dengan sedikit canggung. “Silakan duduk di ruang tamu. Saya bawakan air.”“Kalian duduk saja. Aku yang ambil air.” Shelly memberi isyarat kepada Saryna untuk menemani tamunya. Bagaimanapun, dia adalah penggemar Saryna.Saryna tersenyum kepada Shelly. “Baik, kami ke sana. Nggak perlu sungkan dengannya. Hubungan ka
Read more