"Pak Wirya, saya hanya penanggung jawab Grup Vantara untuk area Kota Sentara. Saya tidak berhak ikut campur dalam proyek di wilayah tenggara."Shelly sedikit menundukkan kepala, menjaga sikap dan batasannya secara profesional.Harrison mendesis kesal. "Aku bilang nggak, ya nggak. Kenapa Ayah malah menyudutkan dia? Sudah, rapatnya sampai di sini saja. Matikan."Dia memberi isyarat mata kepada asistennya.Namun sang asisten sama sekali tidak berani mengakhiri rapat virtual itu.Harrison bangkit berdiri, melangkah ke dekat komputer, lalu langsung menutup panggilan konferensi tersebut.Wajah kaku dan tegang Wirya seketika lenyap dari layar besar."Pak Harrison," panggil Shelly hendak mencegahnya, tetapi semua sudah terlambat."Sudah, bubar semua. Tim legal, kalau kantor pusat menyuruh kalian menyusun draf kontrak dengan Keluarga Gunawan, jangan dikerjakan. Suruh mereka langsung berurusan denganku."Harrison mengibaskan tangannya, memutus perkara dengan cepat tanpa kompromi, lalu membawa Sh
Read more