Saryna mewanti-wantinya berkali-kali.Shelly menyahut lembut, "Pasti."Begitu panggilan terputus, rasa iba dan cemas menyesakkan dada Saryna yang memikirkan sahabatnya itu.Setelah menimbang-nimbang cukup lama, Saryna akhirnya menekan nomor Jeffry.Panggilan segera tersambung. Di seberang sana, samar-samar terdengar celotehan renyah Jery."Jeffry, Shelly mau mulai kerja di Grup Vantara, kamu tahu nggak?""Tahu," sahut Jeffry dingin.Saryna mendesak, "Kamu nggak berusaha cegah dia? Atau jangan-jangan kamu sudah berbuat macam-macam padanya?"Jeffry mengangkat sedikit kelopak matanya, melayangkan pandang ke arah lantai atas."Nggak bisa dicegah. Lagipula bukan aku yang berbuat macam-macam padanya, tapi dia yang berbuat macam-macam padaku.""Aku nggak peduli urusan kalian berdua! Pokoknya kalau dia kerja, kamu harus jaga Jery baik-baik, dan rawat dia juga!"Nada bicara Saryna terdengar agak kurang yakin."Nggak usah kamu suruh, aku pasti merawat mereka berdua," balas Jeffry."Bukan itu …."
Read more