Kaliel segera memberi perintah singkat agar anak buahnya mengecek seluruh rekaman CCTV hotel, mulai dari lobi hingga lantai tangga darurat. "Kaliel, sepertinya mereka mengincarmu," ucap Tatiana dengan nada cemas yang sangat kentara. Ia mencengkeram lengan kemeja Kaliel, seolah takut melepaskannya. "Benar, Tatiana. Maka dari itu kau tidak perlu cemas," jawab Kaliel tenang. Baginya, menjadi target adalah rutinitas, dan itu berarti perhatian musuh akan tertuju padanya, bukan pada Tatiana. "Mana bisa aku tidak cemas!" seru Tatiana kesal dengan sikap meremehkan pria itu. "Kau itu orang penting untukku, bodoh!" Mendengar pengakuan jujur yang keluar di tengah kepanikan itu, Kaliel terkekeh. Ketegangannya sedikit mencair. Ia menarik Tatiana mendekat, lalu
Zuletzt aktualisiert : 2026-05-26 Mehr lesen