Keesokan harinya, ketika pendar fajar baru saja merayapi ufuk timur dan menyapu embun pagi di halaman, suasana di depan kediaman terasa begitu hangat namun diselimuti keheningan yang berat."Tolong... hati-hati di jalan ya..." ucap Ok Ryeong dengan suara lembut dan penuh perhatian. Tangannya yang halus dengan cekatan membantu memasangkan jubah hitam panjang milik suaminya."Iya, aku janji... aku akan berhati-hati," sahut Jang Seonwo pelan. Pria itu sedikit menundukkan tubuhnya yang tinggi tegap, membiarkan jemari lembut istrinya merapikan lipatan kain jubah hitam tersebut, mengikat tali pinggang, hingga mengatupkan kancing paling atas pada kerah jubahnya sampai benar-benar rapi."Jangsam...! Padahal kau baru saja kembali!" tegur sebuah suara yang terdengar manja bercampur kesal.Yeon, gadis monster laba-laba peliharaan Jang Seonwo, berdiri tak jauh dari mereka dengan wajah cemberut. Matanya menatap sang tuan denga
Read more