Keesokan harinya di pagi yang cerah... Saat itu Glena di bawa oleh perawat membimbingnya menuju ruang operasi. Di sampingnya, Bibi Resti setia menuntun, jemarinya tak lepas menggenggam tangan majikannya itu."Nyonya, tarik napas dalam-dalam," bisik Bibi Resti, suaranya sedikit bergetar menahan haru. "Hari ini adalah jawaban dari semua doa-doa kita."Glena tersenyum tipis. "Iya Bibi, dan aku sudah tak sabar ingin melihat dunia, ingin melihat wajah Bibi," ucap Glena penuh harap. Bibi Resti berhenti melangkah tepat di depan pintu ganda bertuliskan 'Ruang Operasi'. Ia memutar tubuh Glena dan menggenggam kedua tangan wanita muda itu dengan erat."Nyonya, Genggam doa saya di dalam sana," kata Bibi Resti penuh harap. "Semoga operasinya berjalan dengan lancar tanpa kendala sedikit pun. Semoga Nyonya bisa melihat indahnya dunia lagi, melihat warna-warna bunga, dan yang paling penting... semoga Nyonya cepat sembuh total," kata Bibi Resti penuh harap dengan mata berkaca-kaca, ia tak terb
最終更新日 : 2026-05-14 続きを読む