“Selamat pagi, sayang.” Julia segera menelpon tunangannya setelah sarapan, ia juga langsung ke kamar agar tak ada yang dengar obrolan mereka.“Hey, aku baru saja mau menghubungimu. Bagaimana keadaan di sana?” tanya Felix.“Baik, dan semuanya masih terkendali. Tadi, Lia baru saja debat dengan kak Yose. Dia sindir janda terus, dan ia selalu bahas uang. Kesel Lia,” curhatnya.Felix akan selalu jadi pendengar yang baik meski ia sibuk. Jika tangannya tak bisa memegan Hp, maka earphone akan terpasang di telinganya saat itu.Ia ada banyak pertemuan hari ini, terutama untuk proyek Naratama yang segera akan dijalankan. Ia temui beberapa pemasok bahan bangunan dan semua yang akan berpengaruh untuk pembangunan rumah itu.“Jadi, bagaimana?” tanya Felix, melanjutkan obrolan mereka.“Ya, dia pergi. Bukankah, harusnya begitu? Lia akan segera cari waktu untuk masuk ke dalam kamarnya nanti, dan mencari apa yang kakak minta,” balas Julia yang kembali dengan misinya.“Tapi, Kak Felix. Kapan kita bisa be
Read more