“Hahahaha!” Maya tertawa seperti orang gila dengan suaranya yang begitu keras.Tak lama kemudian, pintu ruangan klinik itu dibuka dan beberapa Polisi masuk ke dalamnya.“Selamat siang. Kami datang mencari Ibu Rosa,” ucap salah satu dari anggota Polisi itu.Mama Rosa yang lesu semakin lesu, dan bahkan jatuhkan tubuhnya di atas lantai dengan begitu lunglai.“A-ada apa, Kalian cari Mama saya?” tanya Nando.“Kami mendapat laporan bahwa Ibu Rosa telah menggelapkan aset, tuduhan proyek fiktif dan pemalsuan beberapa data di perusahan. Masih ada lagi, tapi itu akan dibahas nanti.”Nando langsung merangkak menuju mamanya. “Ma, ini bagaimana, Ma? Kalau Mama di penjara, Nando gimana, Ma?” Wajah penuh takut itu terlihat begitu jelas.Mama Rosa hanya bisa diam, ia seolah kehilangan suaranya yang selama ini selalu lantang.Polisi mendekat dan menarik tubuh itu. Tapi karena lunglai, mau tak mau salah satu dari mereka menggendongnya.“Jangan sampai ada alasan gangguan jiwa untuk kasus ini, Pak. Saya
Read more