Ancaman itu terdengar tanpa daya karena diucapkan dengan napas terengah-engah dan suara yang serak."Saya sama sekali tidak tertawa, My Lord, saya justru mengagumi rasa cinta Anda," kilih Louis sigap.Louis meletakkan nampan teh jahe di atas meja samping ranjang, lalu merapikan posisi berdirinya."Namun para jenderal perbatasan meminta penjelasan atas pembatalan latihan pagi ini," lanjutnya."Katakan pada mereka bahwa aku sedang menyelesaikan urusan internal klan yang sangat mendesak," titah Alistair.Alistair meminum teh jahe hangat yang disodorkan Liora, merasakan kehangatan menjalar di tenggorokannya."Urusan internal yang sangat menguras tenaga dan pikiran penguasa," tambah Alistair membela diri.Liora melangkah mendekati ranjang, mendudukkan diri di samping Alistair seraya mengambil cangkir kosong."Sudah agak mendingan perutmu setelah minum teh jahe ini, Alistair?" tanya Liora penuh perhatian."Sedikit lebih baik, tapi rasanya lidahku sangat pahit dan menginginkan sesuatu," sahu
Read more