Annasya penasaran, tetapi ia tidak bisa keluar. Dia tetap di dalam toko, melanjutkan pekerjaannya. Merapikan rak, melayani pembeli, sesekali membantu Bu Dewi menghitung kembalian.Sampai akhirnya jam istirahat tiba.Bu Dewi menepuk pundak Annasya. “Silakan istirahat dulu, Nas. Kamu sudah bekerja keras sejak pagi.”“Terima kasih, Bu."Annasya keluar dari toko. Di halaman depan, Raka masih duduk di kursi plastik bersama Chika. Chika duduk di pangkuan Raka, asyik menceritakan sesuatu tentang boneka kelincinya. Raka mendengarkan dengan sabar, kadang mengangguk, kadang bertanya, kadang tertawa kecil mendengar cerita imajinasi Chika yang tidak masuk akal tapi menggemaskan.Chika melihat Annasya keluar, langsung meronta ingin turun dari pangkuan Raka. “Ibu! Ibu! Chika mau cerita!”Annasya mendekat, mengambil Chika dari Raka, lalu memangku putrinya di kursi sebelah.“Cerita apa, Sayang?”&ldquo
Terakhir Diperbarui : 2026-05-08 Baca selengkapnya