Suara langkah kaki itu tidak terdengar seperti lari yang tergesa-gesa, melainkan sebuah ritme yang konstan, berat, dan mengerikan karena keseragamannya. Dari balik jendela rumah susun yang retak, Javier mengintip ke bawah. Jantungnya seakan berhenti berdetak. Ratusan warga Sektor Luar—para buruh pelabuhan, pedagang kaki lima, hingga tunawisma yang biasanya meringkuk kedinginan—kini berdiri di bawah sana. Mereka tidak berteriak, tidak membawa senjata, namun mata mereka yang kosong memancarkan cahaya biru redup yang identik dengan sisa-sisa energi di tubuh Monica. "Javier ... ada apa di luar?" Monica bertanya dengan suara yang sangat lemah. Cahaya dari perutnya kini merambat ke lehernya, memperlihatkan pembuluh darah yang berpendar seperti sirkuit organik. Javier mundur dari jendela, wajahnya pucat pasi. "Mereka ... warga di sini, Mon. Mereka semua mengepung gedung ini. Tapi merek
Last Updated : 2026-05-05 Read more