“Andai ikut kami sekarang!” Suara petugas itu tegas, memotong udara yang sudah penuh tekanan. Monica berdiri tanpa bergerak, tatapannya lurus menembus pria di depannya. Lampu putih tambahan membuat kulitnya yang putih terlihat lebih pucat, tetapu sorot matanya tetap tajam. Di sekelilingnya, staf klub mulai membentuk pola tanpa disadari. Mereka tetap bekerja, tapi gerakan mereka lebih teratur. Kemeja hitam slim fit yang mereka kenakan terlihat lebih rapi, diladukan dengan rompi gelap. Ditelinga masing-masing, alat komunikasi kecil terpasang, menandakan koordinasi diam-diam sedang berjalan. Isaac berdiri di sisi Monica, jas gelapnya kontras dengan seragam staf, memberi jarak yang jelas antara dirinya dan sistem di dalam klub. Tatapannya mengawasi setiap pergerakan petugas dengan penuh perhitungan. Petugas mengangkat kantong transparan tadi. “Anda akan kami tangkap! Barang ini ditemukan di area Anda.” Monica melirik sekilas, ekspresinya tidak berubah. Namun, di dalam, ia sudah
Terakhir Diperbarui : 2026-04-10 Baca selengkapnya