" Hoeekk! Hoeek! "Suara muntah-muntah di pagi hari menggemparkan seisi rumah, bukan suara Tamara. Itu suara Noah, pagi ini dia merasa perutnya seperti diaduk-aduk.Terasa kembung, seolah ingin mengeluarkan semua isi di dalamnya. Evelyn yang baru tiba menatap heran ke arah kakaknya. " Kak, kau kenapa? " tanyanya yang menghampiri.Noah terkulai lemas di sofa, tidak biasanya tubuhnya seperti ini. Bahkan, ketika demam pun dia tidak akan sampai muntah-muntah.Baru dia akan berbicara, rasa itu kembali mendera. " Argh! Sial, kenapa dengan tubuhku! " dia mengeram kesal dan marah.Sementara itu, di rumah sakit. Tamara terlihat sehat dan bugar, libur satu hari cukup membuatnya kembali sehat. Dia senang, tidak ada rasa mual tubuhnya pun terasa segar. " Hey, kau terlihat senang. " seru Willie yang menyadari senyum Tamara." Aku senang karena hari ini aku tidak mual-mual, dokter. " jawab Tamara, dia sudah bisa lebih santai dengan Willie.Pria tinggi berkulit putih itu tersenyum, ikut senang mend
Read more